Materi Renang: Pengertian, Sejarah, Manfaat, Prinsip, Teknik Dasar, Macam Gaya, Dan Risiko Renang


Materi Renang – Berenang menjadi salah satu olahraga yang
banyak disukai oleh orang-orang di seluruh dunia. Namun, masalahnya tidak semua
orang bisa berenang dengan baik walaupun menyukai acara ini. Untuk itulah,
kali ini penulis akan bahas materi renang secara tuntas untuk kalian.

Daftar Isi

Pengertian Renang

Materi Renang, Pengertian
kajianpustaka.com

Materi
renang pertama yang akan kita pelajari adalah pengertian dari renang itu
sendiri.

Secara
umum, pengertian renang yaitu acara menggerakan badan yang dilakukan
didalam air. Hal ini sama halnya dengan ikan, mereka juga mampu disebut sedang
berenang.

Dalam
olahraga, renang adalah salah satu cabang olahraga bidang aquatic. Aktivitas
berenang ini biasanya tanpa menggunakan perlengkapan lain.

Berikut
pengertian renang berdasarkan beberapa sumber:

KBBI (Kamus Besar Bahasa
Indonesia)

Renang
adalah gerakan badan, mengapung, menyelam, melintasi air memakai kaki,
tangan, sirip, ekor, atau yang lainnya.

Kasiyo Dwijowinto (1979:1)

Renang
yakni suatu cabang olahraga yang dapat diajarkan ke seluruh usia manusia.
Mulai dari bayi yang berumur beberapa bulan, hingga orang remaja yang sudah lanjut
usia juga dapat berguru berenang.

Abdoelah (1981:270)

Renang
merupakan permainan yang dilakukan di air. Entah air tersebut tawar ataupun
asin. Intinya, olahraga ini hanya dilakukan saat terdapat air di daerah
tersebut.

Muhajir (2004:166)

Renang yaitu
olahraga yang mampu membuat badan menjadi sehat. Hal ini sebab hampir seluruh
anggota tubuh bergerak. Akibatnya, seluruh otot akan berkembang dengan pesat
dan menciptakan kekuatan perenang meningkat.

Badruzaman (2007:13)

Badruzaman
mengartikan renang ini menjadi dua, yakni pengertian renang secara umum dan
secara rinci. Berikut lebih jelasnya.

a. Secara Umum

Swimming is the
floatation of an object in a liquid due to its buoyancy or lift
“. Ucapan
ini mempunyai makna kurang lebih mirip ini,, “renang yakni upaya mengapungkan
suatu objek yang berada didalam sebuah cairan dengan memakai daya apungnya
sendiri untuk mengapung”

b. Secara Rinci

“Swimming is the method by which humans (or
other animals) movethemselves through water.”
. Ucapan ini mempunyai makna
kurang lebih mirip ini, “renang yaitu sebuah metode yang dilakukan oleh
insan dan binatang untuk menggerakkan tubuhnya di air”.

Budiningsih (2010:2)

Renang
merupakan olahraga air yang dilakukan dengan menggerakkan tubuh didalam air.
Umumnya, anggota badan yang digunakan dalam renang adalah tangan dan kaki untuk
menjaga tubuh biar tetap mengapung diatas permukaan air.

Erlangga (2010:75)

Renang yakni
olahraga air yang menyenangkan serta bermanfaat bagi tubuh insan. Manfaat yang
didapat yaitu memberikan kekuatan otot pada tubuh, paru-paru, jantung, dan
memberikan perasaan berani dan percaya diri pada diri seseorang.

Sejarah Renang

Materi Renang, Sejarah
id.wikipedia.org

Materi
renang selanjutnya yakni mengenai sejarah dibalik munculnya olahraga renang
ini. Mulai dari kapan renang sudah ada sampai bagaimana renang pertama dikenal
di Indonesia.

Renang ini ternyata
sudah dikenal semenjak zaman pra-sejarah. Hal ini diketahui semenjak inovasi gua-gua
yang dipercaya sebagai kawasan para perenang zaman watu. Gua-gua tersebut berada
di Barat Daya Mesir, akrab Wadi Sora.

Selain itu,
bukti menguatkan juga ditemukan di Mesir, pada stempel lilin yang diperkirakan
berada pada tahun 4.000-9.000 tahun SM. Dalam stempel tersebut, digambarkan
empat orang perenang dengan menggunakan gaya bebas.

Lalu,
ditemukan pula lukisan dinding yang berada di Babylonia. Pada lukisan tersebut
ditunjukkan orang yang berenang dengan memakai gaya dada. Lukisan tersebut
yakni lukisan paling terkenal yang ditemukan di padang pasir Kebir.
Diperkirakan usia dari lukisan tersebut berada pada tahun 4.000 SM.

Selain itu,
dalam sejarah Jepang pun renang sudah dipelajari. Teknik renang menjadi salah
satu kemampuan yang wajib dikuasai oleh para samurai dikala itu. Dalam catatan
sejarah, pertandingan pertama kali dalam renang diselenggarakan pada tahun 36
SM oleh Kaisar Suingui.

Sejarah Gaya Renang

Materi Renang, Sejarah
australiaswims.com.au

Seorang professor
asal Jerman, Nicola Wymann menulis sebuah catatan bahwa olahraga renang modern
pertama kali lahir pada tahun 1538. Sejarah renang pun banyak ditemukan dari
berbagai hikayat, mirip hikayat Gilgamesh, Beowulf, Odyssey, dan Iliad.

Pada periode pertengahan itu pula, teknik renang menjadi teknik
yang harus dimiliki dan dikuasai dengan baik oleh para ksatria. Hal ini
bertujuan agar para ksatria bisa membawa senjata ketika berada di perairan,
dan bisa mempertahankan diri dalam air agar tidak karam.

Adapun untuk bak renang, bak renang pertama kali dibentuk
di Jerman pada tahun 1800 dan juga di Australia pada tahun yang sama. Fungsi
kolam tersebut awalnya ialah untuk latihan para prajurit militer. Mulai tahun
ini juga, olahraga renang masuk menjadi pelajaran di sekolah-sekolah
keprajuritan.

Pada tahun
1800 pulalah pertandingan renang dilakukan pertama kali, sekaligus
memperebutkan juara di dunia. Sebagian besar para akseptor menggunakan gaya dada
dalam pertandingan tersebut.

Seiring
berjalannya waktu, olahraga renang pun semakin berkembang. Akhirnya terciptalah
bentuk dan teknik gaya renang yang berbeda-beda. Salah satunya ialah gaya
renang bebas, yang pertama kali dikenalkan oleh Athur Trugen pada tahun 1873.

Lalu,
tercipta lagi sebuah gaya gres atas kombinasi dari gaya bebas sebelumnya dengan
kaki menendang. Gaya renang ini diciptakan oleh Richard Cavill pada tahun 1902.
Ia membuatkan gaya renang ini di kepulauan Solomon, Amerika.

Olimpiade Renang Pertama

Olahraga
renang resmi dipertandingkan pertama kalinya di Olimpiade pada tahun 1896,
dimana Olimpiade tersebut diselenggarakan di kota Athena, Yunani.

Pada ketika
itu, nomor yang dipertandingkan hanya empat nomor saja, yang sebelumnya
direncanakan dipertandingkan pada enam nomor. Jenis-jenis nomor tersebut mulai
dari nomor 100 meter, 500 meter, 1.200 meter, nomor bebas, serta 100 meter bagi
pelaut.

Lalu,
olimpiade kedua bagi olahraga renang dilaksanakan pada tahun 1900. Olimpiade
ini dilaksanakan di Paris, Prancis. Pada Olimpiade ini, ada beberapa nomor yang
dipertandingkan, adalah nomor 200 meter, 1.000 meter, 4.000 meter, nomor bebas,
200 meter gaya dada, dan 200 meter untuk nomor beregu.

Ketika
kedua Olimpiade diatas dilaksanakan, olahraga renang hanya dilakukan oleh kaum
pria saja. Pertandingan pertama bagi kaum perempuan dimulai pada Olimpiade tahun
1912, di Stockholm, Belanda. Namun, dikala itupun masih menggunakan nomor bebas
saja.

Induk dari organisasi
olahraga renang sedunia bernama Federation Internationale De Natation De
Amateur (FINA). Organisasi ini dibentuk pada tahun 1908, dimana pada dikala itu
gaya kupu-kupu masih masuk dalam kategori gaya dada. Kedua gaya tersebut
hasilnya berpisah pada tahun 1952.

Sejarah Renang di
Indonesia

Olahraga
renang di Indonesia sudah dikenal sejak zaman Hindia-Belanda. Pada dikala itu,
telah didirikan “Perserikatan Berenang Bandung” yang disebut juga
dengan “Bandungse Zwembond” pada tahun 1917.

Kemudian berkembang, dan muncullah Perserikatan Berenang Jawa Barat (West Java Zwembond), dan Perserikatan Berenang Jawa Timur (Ost Java Zwembond) pada tahun 1927.

Sejak munculnya pendirian perserikatan tersebut, kesannya perlombaan renang sering diadakan. Catatan-catatan rekor dalam kejuaraan tersebut dicatat sebagai rekor milik Belanda.

Catatan rekor perenang Hindia Belanda pertama kali yaitu pada tahun 1936 secepat 59,9 detik pada nomor 100 meter gaya bebas. Perenang tersebut berjulukan Pet Stam. Ia mencatatkan rekornya di bak renang Cihampelas Bandung. Kemudian, Pet Stam dikirim sebagai wakil Belanda tahun 1936.

Adapun untuk induk organisasi renang Indonesia, Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), didirikan pada 21 Maret 1951. Lalu masuk sebagai anggota FINA pada tahun berikutnya. Atlet renang Indonesia pertama kali mengikuti lomba adalah pada Olimpiade tahun 1952.

Khasiat Renang bagi
Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Materi Renang, Manfaat
peebeeoutdoor.com

Setelah
kita mengenal mengenai pengertian dan sejarah ihwal renang, mari kita
lanjutkan materi renang selanjutnya yakni manfaat renang bagi kesehatan baik
tubuh ataupun pikiran.

Dengan kita
mengetahui manfaat berenang bagi kesehatan kita, tentunya menjadi salah satu
dorongan bagi kita untuk mau mencoba olahraga yang satu ini.

Berikut
lebih jelasnya mengenai manfaat berenang bagi kesehatan kita.

Renang Mampu Tingkatkan
Kebugaran Tubuh

Sebenarnya,
olahraga apapun lazimnya akan membuat badan kita menjadi bugar. Salah satu
olahraga yang bisa menjadi pilihan yaitu renang ini.

Jika kalian
berenang secara teratur selama 20 menit, aktivitas ini akan membantu merangsang
metabolisme dalam memperabukan lemak. Hal ini karena berenang mampu dikatakan
sebagai gerakan senam aerobic, namun dilakukan dalam air.

Renang Mampu Redakan
Radang Sendi

Dengan berenang,
otot pada tulang punggung akan semakin berpengaruh dan kencang. Dengan hal ini, maka
duduk perkara pada badan bagian belakang akan berkurang. Selain itu, dengan berenang
juga membantu membentuk postur badan yang baik untuk kalian.

Renang Membantu Membentuk
Tubuh Ideal

Jika kamu
mengharapkan mempunyai badan yang ideal, kau mampu mencoba berenang sebagai cara
untuk membangun badan kamu.

Ketika
berenang, kita menggerakkan hampir seluruh anggota badan. Dengan hal tersebut,
maka otomatis lemak yang berada di anggota tubuh akan terbakar. Secara otomatis
tentunya tubuh ideal akan terbentuk.

Dengan
catatan, kamu melaksanakan renang secara konstan.

Renang Mampu Tingkatkan
Fungsi Jantung dan Paru-Paru

Menurut
penelitian, ternyata berenang mampu memperlihatkan imbas yang baik bagi kesehatan
jantung dan paru-paru. Hal ini sebab dikala berenang, kita pun didorong untuk
melatih pernafasan kita. Dengan pernafasan kita baik, maka itu menunjukan
bahwa organ jantung dan paru-paru kita berfungsi dengan baik.

Renang Mampu Melatih
Pernafasan

Seperti
dijelaskan diawal, renang ini mampu melatih jantung dan paru-paru kalian.
Memang, biasanya olahraga-olahraga air mirip renang ini sangat memerlukan
pernafasan yang baik.

Ketika
kalian berenang, sistem pernafasan akan terlatih bertahap terlatih
dan akan semakin panjang. Dengan pernafasan baik, itu berarti pedoman pada
jantung, pembuluh darah, dan paru-paru menjadi lebih lancar dan sehat.

Renang Mampu Menambah
Tinggi Badan

Jika kalian
ingin menambah tinggi tubuh, maka pilihan utama untuk olahraga kamu adalah
renang. Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa olahraga ini yaitu
olahraga yang paling bagus dalam meningkatkan tinggi tubuh.

Renang Mampu Membentuk
Otot

Dengan
menggerakkan seluruh tubuh ketika berenang, tentu saja itu memicu pembentukan
dan pengencangan pada otot kita. Bisa dilihat pada atlet-atlet renang,
bagaimana bentuk badannya yang ideal. Dengan otot semakin kencang dan baik,
tentu saja kecepatan dalam berenang menjadi lebih cepat.

Renang Mampu Membakar
Kalori Lebih Banyak

Menurut para peneliti, salah satu olahraga yang mengkremasi kalori terbanyak yaitu olahraga renang. Selain mengkremasi kalori, olahraga ini pun takkan menciptakan kamu kerepotan dengan mandi keringat saat berolahraga.

Sebagai Rekreasi dan
Peningkat Mood

Berenang
tak melulu hanya sebagai olahraga untuk menyehatkan badan semata. Tapi,
berenang juga mampu menjadi pilihan alternatif untuk rekreasi dengan bermain air
di kolam renang.

Selain itu,
dengan berenang juga mampu meningkatkan mood kamu sehingga lebih baik.

Renang Mampu Redakan
Stress

Dengan kamu bergerak dalam air, secara tidak pribadi tubuh mengeluarkan hormone endorphin dalam otak. Seperti diketahui, hormone ini berfungsi untuk membuat suasana hati menjadi hening dan rileks. Akibatnya, stress yang kalian rasakan pun akan menurun.

Renang sebagai Peningkat Kepercayaan Diri

Selain bermanfaat untuk kesehatan badan, olahraga renang juga bermanfaat untuk kesehatan mental. Dengan berenang, ini juga mampu mendorong kita tumbuh menjadi sosok yang berani, percaya diri tinggi, dan berdikari

Renang sebagai Self Safety atau Keselamatan Diri

Dengan kau
bisa berenang, kau bisa menyelamatkan diri dikala beberapa tragedi menimpa.
Misalnya ketika tempat kau terkena banjir yang cukup tinggi, kau dapat
menyelamatkan nyawa. Selain itu, kamu juga bisa menyelamatkan orang yang akan
tenggelam ketika terjadi banjir ataupun yang lainnya.

Renang bagi Kesehatan
secara Umum

Berenang sangat disarankan secara umum bagi orang-orang yang menderita stroke ringan, cedera ringan, ataupun orang yang mempunyai jantung yang lemah. Selain itu, berenang juga mampu untuk metalih pernafasan supaya paru-paru menjadi besar lengan berkuasa.

Renang bagi Kesehatan Bayi

Berenang
pun ternyata sangat bermanfaat bagi bayi. Manfaat tersebut antara lain,
membantu perkembangan motoric pada bayi, perkembangan saraf, proses
pertumbuhan, meningkatkan sistem imun, membantu keberanian bayi terhadap air
ketika tengah mandi.

Renang bagi Kesehatan
Wanita

Selain
bermanfaat bagi bayi, ada juga manfaat yang akan didapat perempuan jika melakukan
olahraga yang satu ini.

Manfaat
tersebut yakni mampu menjaga badan tetap ideal, menjaga bentuk tubuh sesudah
hamil, mengencangkan otot-otot dan juga g-spot, detoksifikasi racun dalam
badan, dan juga bisa menghilangkan stress.

Renang bagi Wanita Hamil

Bagi wanita
hamil, ternyata berenang juga memiliki manfaat untuk mereka. Diantaranya yaitu
bisa meningkatkan daya tahan tubuh, tidur menjadi lebih nyenyak, menghindari
diri dari stress, mencegah kelahiran secara premature, memudahkan dalam proses
persalinan, melonggarkan otot sekitaran pinggul, serta memperkuat pernafasan.

Renang bagi Orang Tua

Bagi
kesehatan orang renta, renang bermanfaat dalam hal menjaga tulang supaya tetap
sehat, menjaga supaya tidak gampang pikun, mencegah terjadinya stroke, menjaga
fungsi jantung dan paru-paru dengan baik, dan yang lainnya.

Prinsip-Prinsip Renang

Materi Renang, Prinsip
patinews.com

Sebelum menuju bahan renang utama, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai prinsip-prinsip apa yang dipakai di olahraga renang.

Menurut Tunggal (2005:4-5), prinsip-prinsip renang ialah sebagai berikut:

Prinsip Hambatan dan Dorongan

Kecepatan
maju dalam berenang merupakan hasil dari dua kekuatan, adalah kekuatan yang
cenderung untuk menahan (tahanan dan hambatan), dan kekuatan mendorong maju akhir
dorongan dari lengan dan kaki.

Prinsip Keteraturan dalam
Penggunaan Dorongan

Dalam
berenang, penggunaan gerakan dorongan yang teratur akan lebih baik dan efektif dibandingkan
memakai gerakan yang tidak teratur.

Prinsip Hukum Aksi-Reaksi
dalam Pemulihan (Recovery)

Dalam
mekanika pemulihan pada renang, tiga dari empat gaya renang terjadi di luar
air. Prinsip ini kuat terhadap efisien dan kecepatan renang.

Prinsip Pemindahan
Momentum

Prinsip ini digunakan dalam gerakan-gerakan yang dilakukan baik di dalam dan di luar air.

Materi Renang, Teknik
Dasar Renang

Materi Renang, Teknik Dasar
alidzakyalarief.com

Akhirnya
kita mulai menuju bahan renang yang utama. Jika kalian salah satu yang belum
bisa berenang, perhatikan baik-baik dalam bahan ini.

Materi
renang pertama yang akan dipelajari adalah teknik dasar renang. Meskipun
terlihat sepele, teknik dasar ini sangat perlu kalian pelajari. Hal ini sebab
sangat besar lengan berkuasa untuk kesehatan secara maksimal.

Berikut
teknik-teknik dasar yang perlu kalian pelajari ketika hendak berenang.

Pemanasan Renang

Materi renang pertama pada teknik dasar yang perlu kau perhatikan adalah pemanasan.

Sebelum mulai berenang, disarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mencegah beberapa bab badan dari keram yang nantinya akan membahayakan dikala dalam air.

Berikut
teknik pemanasan yang perlu kalian lakukan sebelum berenang.

Forward Lunge

Forward Lunge ini ialah teknik pemanasan yang dilakukan
untuk meregangkan otot paha, betis, dan kaki. Pemanasan ini dilakukan untuk
melemaskan dan memanaskan otot-otot sebelum masuk kedalam air.

Cara
melakukannya ialah dengan bangkit tegak, dan letakkan tangan pada bab
pinggul. Lalu, langkahkan kaki ke depan dan ke belakang secara bergantian.

Standing T

Pemanasan
ini bertujuan untuk melenturkan sistem rotator pada sendi di bahu. Hal ini
dilakukan untuk melemaskan otot pundak, sehingga tangan akan lebih leluasa dikala
mendayung dikala renang.

Cara
melakukannya yaitu berdiri dengan kedua kaki membuka, lalu bungkukkan tubuh
kalian. Lalu, kepalkan tangan kebawah dan ayunkan ke depan sekitar 10 kali.

Quadruped Rocking

Gerakan ini
dilakukan untuk merelaksasikan otot punggung dan tulang belakang.

Untuk
pemanasan ini, posisikan badan kalian seperti tengah merangkak. Posisikan lutut
dan tangan dengan sejajar. Kemudian, tarik tangan dan kaki kearah belakang.

Standing Back Flection

Gerakan ini
berguna untuk melemaskan tulang leher ke bawah.

Caranya
dengan memposisikan kepala untuk menengadah dan kedua tangan berada di
pinggang. Lalu, tariklah kepala ke belakang bersama dengan punggung, lakukan
sebanyak 8 kali.

Lateral Extension

Untuk
gerakan ini, kau berada di posisi bangun. Lalu, gerakkan kepala beserta badan
ke samping kanan dan kiri secara bergantian. Lakukanlah sebanyak 8 kali ke
kanan dan kiri.

Selain beberapa
gerakan diatas, tak ada salahnya kalau kamu menambahkan gerakan yang kau sukai.
Intinya, pemanasan ini dilakukan untuk mengurangi risiko cedera pada tubuh
kau. Utamanya ialah untuk mencegah keram terjadi.

Pendinginan Renang

Selanjutnya, bahan renang kedua yang tak kalah pentingnya adalah pendinginan sesudah berenang.

Setelah kalian final berenang, jangan langsung bersih-bersih atau mandi. Kamu perlu lakukan pendinginan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan semoga detak jantung kembali normal. Selain itu,dikala kamu berenang, otot akan memproduksi asam laktat. Jika kau tidak melakukan pendinginan, maka asam laktat ini akan tertimbun di tubuh dan akan berbahaya.

Dalam
pendinginan, ada beberapa gerakan yang disarankan untuk dilakukan untuk
mengurangi rasa sakit dan pegal sehabis berenang. Berikut beberapa gerakan
pendinginan yang perlu dilakukan menurut Jennifer Cohen, seorang konsultan fitness
dan kebugaran asal Los Angeles.

Seated Hamstring
Stretch

Duduklah di lantai, lalu posisikan kedua kaki lurus ke
depan. Lalu, raih ujung ibu jari kaki dan tahan selama 30-45 detik. Usahakan posisi
dada tegak saat melakukannya.

Quad Stretch

Berdirilah
dengan posisi kedua kaki dan lengan berada di sisi tubuh. Lalu, genggam kaki
kanan dengan asisten dengan posisi berada di belakang. Kemudian tahan
selama 30-45 detik lalu berganti pada kaki yang lain.

Shoulder Stretch

Posisi
tubuh usahakan tegak, lalu tarik lengan kanan menyilang sampai melewati dada.
Tarik hingga kau merasa cukup nyaman, kemudian tahan hingga 30-45 detik.

Arm Stretch

Berdiri
dengan kedua kaki dan berpostur tegak. Lalu julurkan lengan kanan lurus keatas,
kemudian jatuhkan ke belakang kepala. Tahan menggunakan lengan kiri untuk
menahan posisi tersebut. Tahan posisi selama 30-45 detik.

Sky Stretch

Berdiri
dengan kedua kaki dan angkat kedua lengan keatas setinggi-tingginya. Lalu tahan
posisi tersebut selama 10-15 detik.

Ketika pendinginan, coba ulangi gerakan-gerakan diatas sebanyak 2-3 kali.

Materi Renang, Macam-Macam
Gaya Renang

Akhirnya
kita berada di materi renang utama kita. Jika kau merasa belum hebat dalam
berenang, pelajari baik-baik penjelasan dibawah ini. Kamu mampu mempelajari
semuanya asalkan kau tanamkan “Keseriusan” dalam belajarnya.

Berikut
jenis-jenis teknik gaya renang:

Teknik Renang Gaya Bebas

Materi Renang, Gaya Bebas
wayahna.com

Teknik pertama yang kita pelajari dari bahan renang mengenai gaya pada renang ialah gaya bebas.

Teknik ini merupakan teknik renang yang paling popular dan sering digunakan. Selain alasannya adalah memang tekniknya yang mudah dipelajari, teknik ini juga teknik renang dengan kecepatan tercepat.

Teknik gaya
bebas ini dilakukan dengan meluncur di permukaan air secara terus-menerus tanpa
berhenti. Selain itu, kalian juga tak perlu takut kehabisan nafas, alasannya udara
akan selalu masuk dikala kalian mengarahkan kepala kalian ke kiri dan ke kanan
dikala berenang.

Posisi
tubuh pun sebenarnya tidak terlalu sulit pada teknik gaya bebas ini. Kita hanya
perlu memposisikan dada bersahabat permukaan air, dan kepala geleng ke kanan ke kiri
mengikuti pergerakan tangan, dan posisi kaki dalam keadaan sejajar.

Namun, jika
ingin jago dalam gaya ini, kalian perlu memiliki kekuatan otot yang cukup
untuk mencapai jarak yang jauh. Berikut beberapa teknik latihan agar kalian
hebat menguasai gaya bebas ini.

Melatih Gerakan Kaki

Pertama,
posisikan kedua kaki sejajar dengan dengkul. Lalu, gerakkan kaki layaknya orang
berjalan, yakni dengan mencambuk air dengan pelan sampai terdapat dorongan pada
tubuh untuk maju ke depan.

Usahakan
ketika berlatih ini jangan hingga kaki kalian menekuk sedikitpun. Hanya pangkal
paha saja yang menggerakkan tubuh ketika berenang.

Melatih Gerakan Tangan

Untuk
tangan, posisikan kedua tangan lurus berada di samping kepala. Kedua telapak
pada ujung tangan usahakan berdekatan. Tariklah satu tangan ke bawah dengan
merapatkan jari-jari seperti sedang mengayuh secara bergantian.

Teknik Mengambil Nafas

Seperti
dijelaskan sebelumnya, dalam gaya bebas penarikan nafas dilakukan dikala
mengarahkan kepala baik ke kanan ataupun ke kiri. Hal yang perlu diperhatikan
dalam hal ini adalah kalian perlu mengikuti irama tangan. Ketika tangan kiri
tengah mengayuh, maka kepala menghadap ke kanan, begitu pula sebaliknya.

Dalam
pengambilan nafas, pada gaya ini tidak dibatasi. Kalin dapat melakukannya pada
setiap gerakan. Namun, pemain pro biasanya bernafas setiap 8 gerakan.

Materi Renang, Gaya Bebas
Materi Renang, Gaya Bebas
alidzakyalarief.com

Teknik Renang Gaya
Punggung

Materi Renang, Gaya Punggung
alidzakyalarief.com

Materi renang selanjutnya mengenai gaya pada renang yaitu gaya punggung.

Prinsip pada gaya punggung sesungguhnya tidak beda jauh dengan teknik renang lainnya. Hanya saja, pada gaya ini perlu diperhatikan pada posisi badan, gerakan kaki dan lengan, pengambilan nafas, dan koordinasi gerakan secara keseluruhan.

Posisi Badan

Untuk
posisi badan, gaya punggung ini sangat sulit dilakukan bagi perenang pemula.
Namun, gaya ini sangat gampang dalam hal pengambilan nafas. Hal ini alasannya wajah
akan selalu berada diatas air, mengingat posisi badan yang terlentang menghadap
keatas.

1. Teknik Awal Permulaan Start saat Meluncur

Hal pertama
yang akan kita bahas di materi renang satu ini ialah teknik meluncur pada
permulaan start pada gaya punggung
ini. Berikut cara meluncur yang benar menurut para atlet renang.

  • Pegang
    tepi kolam dengan kedua tangan. Jarak antar kedua tangan adalah selebar bahu.
  • Tekuk
    kedua kaki hingga lutut berada diantara kedua lengan. Kemudian tempelkan kaki
    pada dinding kolam. Telapak kaki itulah yang nantinya mendorong pada permulaan start.
  • Setelah
    persiapan akhir, lepas kedua tangan dengan kepala lurus ke belakang. Lalu
    dorong telapak kaki yang berada pada dinding sehingga menunjukkan pantulan
    kencang pada ketika meluncur di awal.
  • Setelah
    melaksanakan dorongan, usahakan wajah tetap berada di permukaan air dan posisi
    tetap terlentang. Kemudian, kedua lengan letakkan pada sisi kanan dan kiri
    tubuh.
  • Lakukan
    latihan ini berkali-kali, supaya permulaan start
    kalian baik. Permulaan yang baik akan memberikan dorongan yang semakin lancar setelahnya.

2. Bentuk Posisi Badan saat Meluncur

  • Tahap
    persiapan, badan terapung dengan posisi terlentang dan kedua tangan berada di
    samping badan. Kemudian tarik ibu jari keatas menyusuri bagian samping tubuh.
    Lalu, ibu jari tersebut menyentuh bahu bagian atas dan putarlah pergelangan
    tangan keluar.
  • Tahap
    pelaksanaan, rentangkan legan keatas menjauhi badan. Kemudian luruskan lengan
    dengan ketinggian setara pundak.
  • Tahap
    lanjutan, letakkan kedua lengan menempel pada samping tubuh dengan rileks
    sambil mencicipi luncuran. Jika belum bisa, peganglah pelampung pada kedua
    tangan kalian.

Gerakan Kaki

Gerakkan
untuk kaki pada gaya punggung tak berbeda dengan gaya bebas. Yang membedakan
diantara keduanya hanya posisi badan yang mengharuskan terlentang pada gaya
punggung. Lakukan latihan gerakan kaki ini dalam kondisi badan tetap telentang.

1. Teknik Gerakan Kaki dikala Berenang

  • Perenang
    berada didalam air dan bangkit di tepi kolam dengan punggung merapat pada
    dinding. Lalu kedua lengan dibengkokkan keatas supaya dapat memegang tepi bak.
  • Lalu,
    ketika ada instruksi “Siap!”, para perenang mengangkat kedua kaki keatas pada
    permukaan air bersama dengan badan. Dengan begitu, seluruh badan akan lurus
    terlentang diatas permukaan air.
  • Kemudian,
    ketika sudah ada arahan “Ya!”, para perenang mulai menggerakkan kedua kaki
    bergantian kebawah dan keatas.
  • Pada
    gerakkan kaki, ini bermula dari pangkal paha, lalu lutut sedikit
    dibengkokkan dan berbarengan dengan kibasan telapak kaki pada air kolam.
    Usahakan gerakan kaki lemas dan tidak kaku.

2. Bentuk Latihan pada Gerakan Kaki

Untuk
latihan gerakan kaki pada gaya ini, pertama latihlah dengan menggerakkan kaki
dalam kondisi duduk. Lalu asuh juga gerakan kaki ini dengan posisi kedua
tangan merentang ke samping. Kemudian asuh juga gerakan kaki ini dengan
memakai papan seluncur. Terakhir, latihlah sembari memegang pinggir kolam
dalam posisi terlentang.

Gerakan Lengan

1. Tiga Jenis Fase pada Teknik Gerakan Lengan

  • Fase
    istirahat, gerakan ini dimulai dari tangan menuju permukaan air dengan ibu jari
    keluar terlebih dahulu. Lalu, tangan berada diatas bahu dengan posisi tegak
    dengan bahu. Kemudian tangan diputar keluar dan masuk ke permukaan air dengan
    diawali oleh jari kelingking. Proses ini harus dilakukan dalam keadaan rileks dan
    seirama dengan lengan yang bergerak menarik dan mendorong.
  • Fase
    menarik, gerakan ini dimulai sehabis telapak tangan masuk dalam air beberapa
    inchi sampai titik maksimal tekukan siku, atau telapak tangan berada sejajar
    dengan luar bahu.
  • Fase
    mendorong, gerakan mendorong dimulai dari final tarikan, tangan mendorong
    kebelakang sekaligus kebawah dalam gerakan seperempat lingkaran.

2. Teknik Dasar Gerakan Lengan Gaya Punggung

  • Pada
    salah satu ujung kaki, kaitkan pada pegangan samping bak. Lalu satu kaki lain
    bertumpu di dinding bak sebagai penyangga tubuh.
  • Posisi
    tubuh terlentang, dan usahakan wajah berada di permukaan air. Kedua tangan
    berada di samping tubu  dan sejajar
    dengan bahu.
  • Ayunkan
    lengan bergantian secara lurus menuju permukaan air. Kemudian salah satu lengan
    akan memutar dari depan melewati bawah air dan lengan lainnya berada diatas
    permukaan air.
  • Setelah
    tangan masuk dalam air, posisi ini adalah waktu yang tepat untuk mendorong
    lengan yang lainnya keluar permukaan air. Ketika tangan berada di permukaan,
    tangan berada disamping badan.
  • Untuk
    mendapatkan hasil maksimal, rapatkan jari dikala sedang mengayunkan kedua
    lengan.

3. Cara Lain pada Latihan Gerakan Lengan

  • Latihan
    menggerakkan lengan didarat tanpa pemberian apapun.
  • Latihan
    gerakan lengan dengan bangkit didalam kolam.
  • Berlatih
    gerakan kolam dengan memakai pelampung pada perut.

Gerakan Pengambilan Nafas

Pengambilan
nafas pada gaya punggung ini dapat dilakukan secara terus-menerus. Hal ini
sebab waja berada diatas permukaan air. Biasanya, pengambilan nafas dilakukan
dikala salah satu lengan beristirahat dan lengan satunya mengayun.

Koordinasi Gerakan Renang

Latihlah
teknik gaya punggung ini secara sedikit demi sedikit. Mulailah dari meluncur, dilanjutkan
dengan gerakan kaki, lalu lengan, dan yang terakhir melatih pengambilan nafas.

Materi Renang, Gaya Punggung
Materi Renang, Gaya Punggung
alidzakyalarief.com

Teknik Renang Gaya Dada /
Gaya Katak

Setelah gaya bebas dan gaya punggung, materi renang kali ini ialah mengenai gaya dada atau gaya katak.

Gaya renang yang satu ini bahwasanya salah satu tekntik yang perlu dilakukan dengan kalem dan tidak terburu-buru. Salah satu alasan gaya dada ini menjadi terkenal yaitu karena seringnya gaya ini digunakan untuk bersenang-senang. Dengan gerakannya yang halus membuat tubuh tidak cepat lelah.

Teknik
renang ini dilakukan dengan menelungkupkan tubuh dalam air. Terdapat interval
dimana kepala akan muncul ke permukaan air dan karam kembali kedalam air.
Untuk gaya ini, pergerakan renang harus stabil dan bergerak maju kedepan dengan
kedua tangan dan kaki secara simultan.

Pergerakan
gaya katak ini dilakukan dengan menendang-nendang air yang berada
dibelakangnya. Setelah itu dilanjutkan dengan ayunan kedua tangan kedepan. Lalu
kedua tangan dibuka dalam air.

Jika kalian
tengah belajar gaya katak ini, biasanya proses pengambilan nafas diambil
sehabis 2-4 kali gerakan mengayun. Namun, jangan berharap untuk cepat dalam hal
melaju menggunakan gaya ini, sebab gaya katak merukan teknik yang paling
lambat dalam renang.

Ketika
berenang dengan teknik ini, usahakan posisi kepala dan tubuh sudah benar. Hal
ini untuk mengurangi risiko adanya cedera keram pada leher kalian.

Sebelum
mempraktikkan bahan renang gaya katak ini, kamu harus mengetahui dahulu
poin-poin penting dalam melatih gaya dada ini. Dengan begitu, kalian akan
menguasai teknik ini secara maksimal. Berikut 4 cara latihan teknik pada renang
gaya katak / dada.

Gerakan Meluncur

Latihan
teknik gerakan meluncur meliputi:

  • Tempelkan
    salah satu kaki ke dinding bak, sedangkan yang satunya lurus kebawah.
  • Posisikan
    tubuh membungkuk dan sejajar dengan permukaan air.
  • Posisikan
    tangan lurus ke depan dengan lengan melekat pada hidung.
  • Dorong
    tubuh sekuat mungkin sehingga dapat meluncur dengan cepat.

Gerakan pada Kaki

Latihan
teknik gerakan kaki ini sangat penting, hal ini karena kaki menjadi alat
penggerak dikala kita berada di air. Jika dilakukan dengan benar, maka laju
berenang akan menjadi cepat dan leluasa. Berikut cara sempurna melatih gerakan
kaki dikala berenang.

  • Posisikan
    tubuh telungkup dan sejajar dengan permukaan air.
  • Berpegang
    pada dinding kolam agar mudah untuk berlatih.
  • Jangan
    masukkan kepala kedalam air, usahakan kepala berada diatas permukaan air.
  • Kemudian,
    tariklah kedua kaki layaknya seekor katak yaitu ke samping, lalu luruskan
    kembali dan mengayun lagi.
  • Berikan
    kibasan yang besar lengan berkuasa saat kedua kaki akan menutup.
  • Ulangi
    berkali-kali latihan ini, hingga kalian menguasainya.

Gerakan pada Tangan

Setelah
gerakan kaki, kini kita lanjutkan ke teknik gerakan pada tangan. Sama halnya
dengan gerakan kaki, gerakan tangan ini juga sama pentingnya. Gerakan tangan
ini akan membantu menjaga keseimbangan pada badan ketika berenang.

Berikut
cara melaksanakan latihan gerakan ini.

  • Posisikan
    kaki melekat pada tepi kolam renang, biasanya kaki ditempelkan di tiang
    pegangan yang ada disamping kolam.
  • Luruskan
    kedua tangan dan kepala, kemudian letakkan sejajar dengan permukaan air.
  • Setelah
    tangan lurus, gerakkan ke samping hingga menyentuh pinggul, lalu kembalikan
    kedepan dengan melewati dada.
  • Berlatih
    secara terus-menerus sampai kalian terbiasa dan mampu melakukannya dengan
    mudah.

Cara Mengambil Nafas

Pada gaya
dada atau gaya katak ini, prose pengambilan nafas diambil saat kepala
sepenuhnya berada diatas permukaan air. Caranya ialah dengan mendorong tangan
mengarah diagonal ke belakang, sehingga kepala terdorong keluar permukaan air.

Keluarkan
udara tersebut dikala kepala kalian tengah didalam air, dan masukkan udara
dikala kalian tengah diatas permukaan air.

Biasanya,
gerakan pernafasan ini dilakukan setiap 2-4 gerakan tangan. Namun, para atlit
renang biasa melaksanakan penarikan nafas setiap 8 kali gerakan.

Materi Renang, Gaya Dada/Gaya Katak
Materi Renang, Gaya Dada/Gaya Katak
alidzakyalarief.com

Teknik Renang Gaya
Kupu-Kupu

Materi Renang, Gaya Kupu-Kupu
en.wikipedia.org

Terakhir, bahan renang yang bakal kita bahas yaitu gaya kupu-kupu.

Teknik ini merupakan salah satu teknik yang sulit untuk dipelajari. Hal ini sebab salah satu syaratnya yaitu kalian mempunyai otot punggung yang kuat. Berikut beberapa teknik yang perlu diketahui sebelum belajar gaya kupu-kupu ini.

Posisi Badan

Posisi
badan yakni salah satu yang diperhatikan dalam renang gaya kupu-kupu ini.
Kuncinya ialah posisi badan harus sedatar mungkin dengan permukaan air. Namun,
perlu diingat bahwa gerakan kupu-kupu ini dilakukan dengan cara naik turun
secara vertical atau keluar masuk air.

Gerakan
dari gaya ini memang berbeda dari gaya-gaya renang sebelumnya yang telah
dibahas. Maka tak heran kalau tidak semua yang bisa renang bisa gaya ini.

Dengan
gerakannya yang naik-turun, menimbulkan ketahanan pada arah depan menjadi lebih
besar. Oleh alasannya adalah itu, perenang gaya ini perlu untuk tetap menjaga
keseimbangan dengan baik.

1. Pengambilan Nafas

Untuk
pengambilan nafas pada gaya ini, usahakan kepala keluar secara penuh. Sebelum
mengambil nafas, cobalah untuk mengeluarkan karbondioksida ketika kepala hendak
mencapai permukaan.

2. Posisi Kaki

Untuk
posisi kaki, teknik pada gaya kupu-kupu ini sama halnya mirip ikan lumba-lumba,
yaitu gerakan keatas dan kebawah. Namun, jangan terlalu menekan air terlalu
dalam, hal itu akan menyebabkan suplemen tekanan pada badan bab depan.

Melatih Gerakan Kaki

  • Posisi
    kaki usahakan rapat dan lurus ke belakang.
  • Gerakkan
    kaki mirip halnya ikan lumba-lumba, yakni gerakan keatas dan kebawah. Namun,
    gerakan ini hanya menekuk saja atau tidak terlalu bengkok.
  • Dorong
    air dengan menggunakan kedua punggung kaki secara bersamaan. Selain itu gunakan
    tenaga yang cukup supaya dapat melaju ke depan.

Melatih Gerakan Lengan

Gerakan
lengan pada gaya ini perlu dilakukan secara bersamaan pada kedua tangan. Teknik
ini terbagi menjadi dua gerakan, yakni:

1. Gerakan Recovery

Gerakan recovery merupakan langkah awal dalam mengayun
kedua tangan. Gerakan ini dimulai dari gerakan setelah mendayung hingga pada
gerakan mendayung.

Setelah
tangan keluar permukaan, lemparkan kedua tangan kedepan. Lakukan teknik ini
berkali-kali dalam kedaan rileks dan serempak antar kedua lengan.

2. Gerakan Dayungan Lengan

Teknik ini
terdiri dari gerakan menarik dan mendorong. Berikut teknik secara lengkapnya.

  • Setelah tamat dayungan, kedua lengan bersiap untuk recovery.
  • Ketika melaksanakan recovery, lemparkan kedua lengan kearah samping permukaan air.
  • Ketika kedua lengan berada di batas permukaan air, lengan akan berada di garis pundak depan.
  • Ketika lengan masuk air, tubuh akan menempati posisi tunduk dimana kepala masuk kedalam air.
  • Kedua lengan mulai bergerak menarik kearah luar.
  • Kedua lengan mulai bergerak kearah dalam, dan posisi tangan masih menekuk pada persendian, yakni lutut.
  • Kemudian kedua lengan melakukan dorongan kearah dalam.
  • Akhirnya, kedua ibu jari akan menyentuh bab paha.
  • Setelah itu, ulangi gerakan ini secara berulang.
Materi Renang, Gaya Kupu-Kupu
Materi Renang, Gaya Kupu-Kupu
alidzakyalarief.com

Risiko dalam Renang

Materi Renang, Risiko Renang
pixabay.com

Setelah
kita mengenal bahan renang utama kita, yaitu teknik dan macam gaya pada
renang, ada satu hal lagi yang akan penulis bahas. Hal ini juga tak kalah
pentingnya untuk kalian perhatikan sepenuhnya. Materi renang selanjutnya yakni
mengenai risiko dalam renang.

Dalam suatu
olahraga, tak mampu dipungkiri bahwa masing-masing mempunyai risiko yang bisa
saja terjadi. Hal itu pula ada di olahraga renang. Berikut beberapa risiko yang
perlu kalian ketahui untuk mengurangi peristiwa tersebut terjadi kepada kalian.

Klorin dalam Air Kolam

Klorin ini
merupakan materi kimia yang biasa bertugas untuk membunuh kuman yang ada di
air. Namun, tidak semua bakteri yang hidup di air dapat terbunuh oleh klorin
ini. Salah satunya adalah kuman dengan nama Pinworm.

Pinworm
yaitu sejenis cacing, yang kalau tertelan dan masuk kedalam tubuh akan
berbahaya pada sistem pencernaan kalian. Bahkan, pinworm ini mampu bertahan
hidup dalam air dengan suhu panas selama 10 hari.

Aroma Kaporit

Jika kalian
sering berenang, tentu tak abnormal dengan anyir kaporit kan? Nyatanya, anyir tersebut
bukanlah berasal dari kaporit itu sendiri.

Air yang
berbau tersebut yaitu hasil pencampuran klorin dengan keringat, urin, ataupun
cairan-cairan lain yang dikeluarkan oleh badan.

Faktanya,
bila kolam renang tersebut higienis maka seharusnya tidak memiliki busuk apapun.

Mengandung Urine dan
Kotoran Manusia

Risiko ini perlu
kalian perhatikan apabila kalian berenang di bak renang umum.

Menurut
survey yang dilakukan oleh CDC (Center of
Disease Control
),  menandakan bahwa
dari 1000 orang remaja 20% diantaranya mengaku kalau pernah buang air kecil di
kolam renang umum.

Jika kalian
pernah mencicipi mata perih ketika berada di bak, hal itu sebetulnya tidak
masuk akal. Karena kejadian tersebut bisa terjadi akhir klorin yang sudah tercampur
oleh urine manusia.

Selain itu,
penelitian juga menemukan bahwa adanya kontaminasi bakteri E.Coli yang
ditemukan di feses insan. Pada beberapa penelitian tersebut, menemukan bahwa
58% sampel dari kolam renang terkontaminasi oleh kuman tersebut.

Lumayan
berbahaya juga ya? Hmm…

Risiko yang Terjadi
Setelah Berenang

Selain
risiko dikala berenang, kalian juga perlu mengetahui risiko yang mampu menanti
kamu sesudah berenang di bak renang umum, antara lain:

Influenza

Tak bisa dihindari bahwa air bak juga mampu menjadi media
perpindahan dari virus influenza. Hal ini bisa terjadi dan menyerang ketika
daya tahan tubuh sedang menurun.

Diare dan Infeksi Cacing

Risiko
terkena penyakit ini ternyata sangat memungkinkan saat kau berenang di bak
renang umum. Hal ini alasannya bak renang umum cenderung memiliki sanitasi yang
jelek sehingga memungkinkan bakteri E.Coli berada disana.

Selain itu,
ada juga kemungkinan bisul cacing. Hal ini mampu terjadi ketika kamu tidak
mandi setelah berenang. Hal ini bisa terjadi dimana larva cacing tersebut masuk
kedalam tubuh melalui kuku tangan dan kaki.

Infeksi Mata

Sepertinya
hal ini ialah hal yang sering dikeluhkan orang-orang sesudah berenang. Infeksi
ini biasa terjadi sebab adanya bakteri jenis Naegleriasis dan
Acanthamoebiasis.

Untuk menghindari hal ini, ada baiknya kamu mandi dengan air
panas setelah berenang di kolam renang.

Infeksi Telinga dan Kulit

Infeksi ini
terjadi akhir basil berjulukan Pseodomonas aeruginosa. Bakteri ini masih
akan tetap hidup dalam air, meskipun sudah menggunakan klorin bak tersebut.
Sering sekali gejala ini terjadi tanpa disadari oleh kita. Biasanya dimulai
dari adanya gatal dan ruam pada kulit, serta sakit pada indera pendengaran.

Jika persoalan ini terjadi, cepat hubungi dokter untuk
penanganan yang sempurna.

Infeksi Jamur
Kaki

Infeksi ini terjadi alasannya adanya bakteri bernama Tineas pedis. Bakteri ini mampu menyebabkan kulit terkelupas. Selain didalam bak renang, basil ini juga berada di lantai dan tepi bak.

Tips Menghindari Risiko dari Renang

Setelah mengetahui risiko ihwal renang, berikut beberapa
tips untuk meminimalkan risiko tersebut terjadi ketika kalian berenang.

  • Sebelum masuk bak, sebaiknya kalian mandi
    terlebih dahulu. Hal ini untuk menghilangkan residu yang berada pada kulit
    sebelumnya. Juga, dengan mandi mampu melembapkan kulit, sehingga mengurangi
    kontaminasi dari kuman.
  • Jangan sekali-kali kalian mencoba menelan air
    pada bak renang. Sudah tahu kan alasannya adalah?
  • Jika kalian lebih suka membuka mata dikala
    berenang, sebaiknya gunakan kacamata renang saat menyelam.
  • Jangan gunakan peralatan mandi yang sudah
    disediakan didalam kamar mandi umum. Bawalah dan siapkanlah handuk dan
    peralatan mandi kalian sendiri. Hal ini untuk mengurangi adanya kontaminasi
    dari bakteri.
  • Setelah berenang, usahakan bersihkan diri
    sebersih mungkin. Bersihkan dengan teliti dari ujung kaki ke ujung kepala.
  • Perbanyak minum air putih, agar terhindar dari
    kehilangan cairan tubuh dikala berenang. Jika haus, ingat jangan mencoba meminum air bak.
  • Usahakan menggunakan bantalan kaki ketika kalian
    berjalan-jalan di tepi kolam renang. Karena kuman tersebut tak hanya berada
    dalam bak saja.

Itulah bahan renang yang mampu penulis sampaikan pada kesempatan kali ini.

Apabila kalian merasa materi renang ini berguna, silahkan bagikan kepada sahabat-sahabat kalian. Semoga mereka bisa mengaplikasikan teknik yang ada pada renang dengan baik.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Untuk menerima artikel-artikel menarik yang yalain, kalian bisa klikdisini.

Bahan Bola Voli Lengkap: Pengertian, Sejarah, Manfaat, Teknik Dasar, Strategi, Deretan, Peraturan, Dan Risiko


Materi Bola Voli – Pastinya kalian sudah tak aneh lagi dengan olahraga yang satu ini.
Ya, kali ini penulis akan mengulas bahan bola voli secara tuntas. Jika kalian
memang berminat dalam permainan bola voli ini, perhatikan baik-baik materi wacana
bola voli yang akan kita bahas kali ini.

Pengertian Permainan Bola Voli

Materi bola voli pertama yang akan
kita bahas ialah mengenai pengertian dari bola voli itu sendiri.

Bola voli atau Volleyball adalah sebuah olahraga yang
dimainkan oleh dua grup yang saling berlawanan. Masing-masing grup yang bermain
beranggotakan enam orang pemain.

Selain beranggotakan enam pemain,
adapula variasi dalam jumlah anggota dalam masing-masing grup. Hal itu terjadi
di permainan bola voli pantai. Pada permainan ini, jumlah anggota hanya beranggotakan
dua orang saja, berbeda dengan permainan bola voli pada umumnya.

Untuk organisasi yang menaungi
olahraga ini, di dunia kita mempunyai organisasi dengan nama FIVB (Federation
Internationale de Volleyball
) sebagai induk dari olahraga ini. Sedangnkan
untuk dalam negeri, olahraga ini dinaungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli
Indonesia).

Sejarah Permainan Bola Voli

Setelah mengetahui pengertian, kita lanjutkan kepada materi
bola voli kita yang kedua yaitu perihal sejarah dari permainan bola voli ini.
Mari kita bahas materi bola voli yang kedua kali ini.

Permainan bola voli ini pertama kali diciptakan oleh William
G. Morgan. Beliau yakni seorang instruktur olahraga di YMCA (Young Men’s
Christian Association
).
Dahulu permainan bola voli ini bernama Mintonette
dan diciptakan pada tanggal 9 Februari 1895 di Holyoke, Massachusetts, Amerika
Serikat.

Terciptanya Mintonette

Olahraga Mintonette ini
ternyata tercipta dan terinspirasi dari 4 bagian permainan dari bola besar,
ialah bola basket, baseball, tennis, dan bola tangan (handball).

Beliau terinspirasi untuk membuat permainan ini sesudah
bertemu dengan penemu olahraga basket, James Naismith. Namun, permainan bola
voli ini gres tercipta sesudah 4 tahun ditemukannya olahraga bola basket.

Mulanya, permainan mintonette
(bola voli) ini dimainkan oleh anggota YMCA yang sudah tak muda lagi. Oleh
karena itulah, mengapa olahraga bola voli ini tidak terlalu aktif, jika
dibandingkan dengan permainan bola basket.

Peraturan Pertama Bola Voli Diciptakan

Peraturan pertama kali yang dibentuk oleh William G. Morgan
pada bola voli saat itu yaitu jaring yang mempunyai ketinggian 1,98 meter. Jaring
tersebut beliau pasang ditengah lapangan dengan ukuran 7,6 meter x 15,2 meter.

Adapun untuk durasi permainan, pertandingan itu dibagi
menjadi 9 sesi dengan 3 kali servis dilakukan oleh masing-masing tim di setiap
sesi.

Mintonette Berubah Menjadi Bola Voli (Volleyball)

Akhirnya, olahraga Mintonette
ini berubah nama menjadi Volleyball
pada tahun 1896. Hal ini dilakukan ketika adanya demonstrasi pertandingan
pertama kali di YMCA Training School, London, Inggris.

Pada tahun tersebut, Director of the Profesional Physical
Education Training School dan sekaligus sebagai Executive Director of
Departement of Physical Education the International Committee of YMCA, Dr.
Luther Halsey Gulick mengundang William G. Morgan untuk mendemonstrasikan
cabang olahraga yang ia buat, ialah bola voli di Stadion kampus YMCA.

Pada acara tersebut, William G. Morgan membawa dua tim yang
beranggotakan 5 orang pada masing-masing tim. Ia menjelaskan bahwa permainan
bola voli ini mampu dimainkan oleh banyak orang tanpa ada batasan dalam jumlah
pemain.

William G. Morgan pun menjelaskan bahwa tujuan dari
permainan ini adalah untuk mempertahankan bola biar tetap melintasi jarring dari
kawasan tim satu ke tim lainnya.

Berkembangnya Bola Voli ke Seluruh
Dunia

Seiring berkembangnya zaman, permainan bola voli pun
mengalami pembaharuan dalam hukum teknik dasar. Hal itu dengan adanya teknik spike atau smash yang mulai diperkenalkan pada tahun 1916.

Kemudian, pada tahun 1920 diterapkan kembali hukum gres,
ialah diterapkannya 3 kali sentuhan dan mengubah skor final yang mulanya 15
poin menjadi 21 poin.

Tak terduga, ternyata permainan ini semakin terkenal dan
digemari oleh berbagai kalangan, bahkan hingga ke Kanada. Setelah semakin
luasnya penyebaran olahraga ini, kesudahannya terbentuklah FIVB pada tahun 1947.

Pada tahun 1949, diselenggarakanlah turnamen kejuaraan
olahraga bola voli untuk pertama kalinya.

Sejarah Permainan Bola Voli di
Indonesia

Setelah mengetahui sejarah awal permainan bola voli, mari
kita lanjutkan bahan bola voli menuju sejarah permainan bola voli di
Indonesia.

Di Indonesia, olahraga bola voli berada dibawah naungan
PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).

Olahraga bola voli ini masuk pertama kali ke Indonesia pada
tahun 1928, saat Indonesia masih dijajah. Saat itu, permainan ini hanya
dimainkan oleh orang-orang Belanda dan para bangsawan saja.

Perkembangan permainan bola voli kala itu masih terbatas.
Karena dikala itu guru olahraga didatangkan eksklusif dari Belanda dan hanya
mereka yang paham mengenai permainan satu ini.

Selain para guru olahraga, para tentara juga memiliki
peranan dalam pengembangan olahraga bola voli di Indonesia. Para tentara biasa
memainkan bola voli di asrama, lapangan terbuka, dan juga sering mengadakan
pertandingan antar kompeni.

Awal Terbentuknya PBVSI di
Indonesia

Akhirnya, permainan bola voli ini makin terkenal dan digemari
oleh banyak orang. Karena perkembangannya yang pesat, lalu muncullah
klub-klub gres yang berasal dari kota-kota besar yang ada di Indonesia.

Dengan perkembangan tersebut, maka dibentuklah Persatuan
Bola Voli Seluruh Indonesia atau PBVSI di Jakarta pada tanggal 22 Januari 1955.
Dengan adanya organisasi yang menaungi, mulailah muncul kejuaraan bola voli
nasional untuk pertama kalinya.

Ukuran Kolam Renang Standar Bagi Perlombaan Olimpiade, Untuk Langsung, Dan Tujuan Komersial


Ukuran Kolam Renang – Berenang merupakan salah satu olahraga air
yang banyak digemari oleh masyarakat di seluruh dunia. Maka tak heran bila olahraga
renang mempunyai banyak ajang perlombaan yang ditandingkan.

Sebagaimana olahraga pada umumnya, olahraga renang juga membutuhkan akomodasi yang mendukung dalam setiap pertandingannya.

Oleh alasannya
itu, dibuatlah standar untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satunya dengan mengatur
standar ukuran pada kolam renang baik itu di ajang perlombaan nasional maupun
internasional.

Untuk lebih
jelas mengenai ukuran kolam renang yang sesuai standar, berikut penjelasan
lengkapnya.

Peraturan dan Standar Kolam
Renang untuk Perlombaan

Ukuran Kolam Renang Standar FINA
dsr.wa.gov.au

Pada ajang
pertandingan renang, terdapat ukuran standar yang telah ditetapkan pada kolam renang.
Penetapan standar ini dilakukan oleh induk organisasi renang Internasional,
yaitu FINA.

Berikut
ukuran bak renang yang memenuhi syarat dalam perlombaan renang yang sesuai
dengan standar olimpiade dunia.

Panjang dan Lebar Kolam
Renang

Standar
yang telah ditetapkan untuk panjang dari lintasan renang yakni 50 meter.
Adapun untuk lebar lintasan, selebar 25 meter.

Kedalaman Kolam Renang

Untuk
kedalaman, standar yang ditetapkan ialah 1,35 meter (minimum). Hal ini dimulai
dari 1,0 meter pertama pada lintasan, sampai minimal 6 meter dari dinding bak
yang dilengkapi dengan balok start.

Temperatur pada Air Kolam

Suhu air
pada kolam renang yang ditetapkan yaitu diantara 25 °C – 28 °C.

Lebar Lintasan Kolam
Renang

Pada setiap
lintasan pada bak renang, lebar yang ditetapkan yaitu 2,5 meter dengan jarak
minimum yaitu 0,2 meter di luar lintasan pertama dan terakhir. Setiap lintasan
dipisahkan oleh tali lintasan yang memiliki panjang yang sama dengan ukuran
kolam.

Jumlah
lintasan pada setiap bak adalah 8 lintasan.

Tali Lintasan

Pelampung Pembatas Kolam Renang
lampost.co

Tali ini
mempunyai panjang yang sama dengan ukuran kolam renang. Tali ini biasa terbuat
dari rangkaian pelampung yang mempunyai warna yang berbeda pada tiap
lintasannya. Selain untuk membatasi, tali ini juga untuk membedakan antar
lintasan.

Untuk warna
tali lintasan, berikut lengkapnya:

  • Pada lintasan 1 dan 8, tali lintasan mempunyai warna hijau;
  • Pada lintasan 2,3,6, dan 7, tali lintasan memiliki warna biru; dan
  • Pada lintasan 4 dan 5, tali lintasan memiliki warna kuning.

Balok Start

Starting Blocks Swimming
myrthapools.com

Dalam kolam
standar pertandingan, terdapat balok start,
benda ini digunakan untuk memulai sebuah perlombaan renang.

Menurut standar yang ditetapkan FINA, balok start memiliki ketinggian antara 0,5 –
7,5 meter dari permukaan air. Adapun untuk panjang dan lebar, memiliki dimensi
0,5m x 0,5m.

Pada bab atas balok, dilapisi dengan bahan anti licin.
Hal ini untuk mencegah tergelincirnya pada atlet dikala memulai perlombaan.
Bagian atas balok juga memiliki kemiringan yang dilarang lebih dari 10º.

Papan Pengukur Waktu

Papan Pengukur waktu renang
swisstimingusa.com

Dalam ajang perlombaan renang, pengukur waktu (timer) menjadi salah satu hal yang
penting. Hal ini karena terkadang perbedaan waktu antar masing-masing atlet
sangatlah tipis. Oleh alasannya adalah itu, papan pengukur waktu (touchpad timer) sangat diperlukan.

Dalam pertandingan, biasanya alat ini dipasangkan pada kedua
sisi kolam. Alat ini memiliki ketebalan sekitar 1 cm. Waktu yang tercatat untuk
para atlet yaitu waktu ketika atlet menyentuh papan ini.

Alat ini mulai dipakai pada tahun 1967 pada American Games
di Kanada.

Penempatan Posisi Atlet Renang

Untuk penentuan posisi atlet, ini ditentukan oleh catatan
waktu perenang dikala lolos babak penyisihan. Pada bak yang memiliki jumlah
lintasan ganjil, perenang dengan waktu tercepat ditempatkan di posisi paling
tengah.

Adapun untuk jumlah lintasan genap ialah 8, perenang terbaik
akan berada di lintasan 4. Apabila total lintasan 6, maka ditempatkan di
lintasan 3.

Untuk lebih jelasnya mengenai penempatan masing-masing
perenang, berikut selengkapnya:

7 5 3 1 2 4 6 8

Peraturan dan standar diatas merupakan ukuran standar yang
ditetapkan oleh FINA (Federation
Internationale De Natation
) yang biasanya menjadi contoh bagi hukum yang
berlaku di aneka macam Negara.

Sama halnya dengan Indonesia, peraturan dan standar pada akomodasi bak renang yang ditetapkan oleh PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) adalah induk dari organisasi renang di Indonesia.

Ukuran Kolam Renang untuk Pribadi

Kolam Renang Penggunaan Pribadi
dadispool.com

Untuk penggunaan eksklusif, bantu-membantu tidak ada patokan
khusus mengenai ukuran yang disarankan. Hal ini berbeda dengan bak renang
yang diperuntukkan bagi kompetisi.

Untuk ukuran, kalian bisa tentukan sesuai dengan kebutuhan
dan ketersediaan lahan yang ada.

Jika kalian mempunyai lahan yang cukup luas, kalian mampu
membuat kolam dengan ukuran 3 x 7 meter. Untuk kedalaman, kalian bisa tentukan
dan pertimbangkan dengan matang seberapa dalam kalian akan buat.

Hal ini tergantung pada penggunaan dari kolam itu sendiri.
Jika anda memiliki bawah umur, anda mampu menciptakan bak yang tidak terlalu dalam.

Jika anda memiliki rumah yang berkonsep minimalis dan
modern, anda juga dapat menciptakan bak yang diadaptasi dengan ukuran yang ada.
Hal ini sebab bak renang tersebut hanya sebagai akomodasi eksklusif.

Oleh alasannya adalah itu, orientasi pertama yang dipertimbangkan
yaitu keamanan dan kenyamanan dalam penggunaan untuk seluruh anggota keluarga.

Mengenai detail perencanaan dan pembangunan, anda bisa
langsung konsultasikan pada jasa kontraktor kolam renang. Sesuaikan dengan apa
yang anda harapkan, namun tak lupa dengan keamanan dan kenyamanan diutamakan.

Ukuran Kolam Renang untuk Penggunaan Komersil / Umum

Standar Kolam Renang Umum
narmadi.com

Sebenarnya patokan bagi penggunaan komersil tidak berbeda
jauh dengan kolam rumahan. Hal ini karena tidak ada standar baku dalam
pembuatan.

Namun, jika dibandingkan dengan bak renang umum/komersil
yang sudah ada, biasanya mereka membuat kolam renang dengan ukuran 25m2.
Meskipun begitu, biasanya pihak pengelola juga tidak hanya menciptakan satu area
saja.

Besar kemungkinan mereka menciptakan beberapa blok area kolam renang.
Hal ini tergantung segmentasi pasar yang akan menjadi sasaran.

Dalam pembuatan bak renang secara komersil ini, yang patut
diperhatikan oleh pengelola yakni jaminan kemanan dan kebersihan dari daerah
tersebut.

Hal ini alasannya dalam mengelola bak renang, hal yang dijual
bukan hanya kenyamanan saja, namun juga rasa dogma dari pengunjung.

Dengan adanya rasa keyakinan dari pengunjung, besar
kemungkinan pengunjung mampu kembali lagi di waktu berikutnya.

Rekomendasi dari yang berpengalaman, yang pertama perlu anda
perhatikan adalah target pasar yang akan diambil. Jika memang dikonsepkan
sebagai taman bermain air, maka bedakan ukuran kedalaman dari kompleks renang.

Sediakan dan pisahkan antara bak renang bagi sampaumur dan
bagi belum dewasa untuk bermain. Kategori pemisahan bisa diambil dari kelompok
usia, kemampuan berenang, ataupun tinggi tubuh.

Untuk akomodasi atau saran lain, jadikan hal tersebut
sebagai penunjang dan nilai plus dari layanan kolam renang anda.

Sekian yang mampu penulis sampaikan mengenai hal seputaran
kolam renang, mirip ukuran bak renang pada ajang perlombaan, untuk langsung,
ataupun tujuan komersial. Semoga artikel ini bermanfaat.

Silahkan bagikan kepada teman-sobat anda jika dirasa artikel
ini berkhasiat untuk diberikan. Terima kasih, hingga jumpa di artikel selanjutnya.

Mengenal Renang Gaya Kupu-Kupu (Pengertian, Sejarah, Hingga Teknik Dasar)


Renang Gaya Kupu Kupu – Dalam berenang, memang sudah
aneka macam gerakan atau gaya renang yang bisa kita lakukan, mulai dari gaya
dada, gaya bebas, gaya punggung dan juga gaya kupu-kupu.

Pada
kesempatan kali ini, penulis akan mengulas mengenai teknik renang gaya
kupu-kupu terlebih dahulu. Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian Renang Gaya
Kupu-Kupu

Renang gaya
kupu kupu yaitu salah satu gaya berenang yang memiliki posisi dada berada di
permukaan air. Ciri dari gaya renang ini adalah gerakan lengan yang mengayun
kedepan mirip sayap kupu-kupu.

Hal itulah
yang menjadi alasan mengapa gaya renang ini berjulukan gaya kupu-kupu.

Gaya renang
ini juga ternyata memiliki nama lain. Gaya ini mampu disebut juga dengan gaya
lumba-lumba atau dolphin. Hal ini
alasannya gerakan kaki dari teknik ini ibarat gerakan dari ekor lumba-lumba.

Sejarah Renang Gaya Kupu-Kupu

Menurut
sejarah, gaya kupu-kupu diciptakan pada tahun 1933 dikala Henry Myers, seorang
perenang asal Amerika mempraktikkan gaya kupu-kupu ini di perlombaan renang
Brooklyn Central YMCA.

Kemunculan
gaya ini bermula dikala instruktur renang dari Universitas Iowa, Armbruster tengah
meneliti kendala air yang menghipnotis kecepatan renang pada gaya dada.

Solusi yang
dia temukan adalah dengan mengayunkan gerakan lengan ke depan dikala berenang
memakai gaya dada. Saat itu, dia menyebut gaya tersebut dengan nama ‘Kupu-Kupu”.

Hal inilah
awal mula terciptanya gerakan gaya kupu-kupu ini.

Disisi
lain, Richard Rhodes mengklaim bahwa gerakan pada kaki dari gaya kupu-kupu ini
ditemukan oleh Volney Wilson. Volney Wilson menemukan gerakan ini sesudah dia
mempelajari gerakan pada ikan.

Gerakan
kaki ini dia coba lakukan pada Olimpiade tahun 1938 ketika seleksi awal perenang
yang mewakili Amerika Serikat. Hasilnya, ia didiskualifikasi.

Lalu, kedua
gaya tersebut akibatnya dikombinasikan sehingga menghasilkan gaya renang yang
mempunyai gerakan yang cepat.

Akhirnya
muncullah gaya kupu-kupu yang kita pelajari kini.

Teknik Renang Gaya
Kupu-Kupu

Dalam
mempelajari teknik renang ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Secara
singkat, berikut beberapa hal yang mesti dipelajari:

  • Posisi
    badan, sempurna berada di permukaan air.
  • Gerakan
    lengan, kedua lengan bergerak secara bersama dan seirama.
  • Gerakan
    kaki, kaki dirapatkan dan digerakkan layaknya ikan lumba-lumba.
  • Pernapasan,
    dilakukan dikala posisi kepala tengah berada diatas permukaan air.
  • Koordinasi
    antar gerakan yang serasi.

Untuk
kalian yang ingin belajar gaya kupu-kupu ini, berikut cara teknik kupu-kupu yang
benar.

Teknik Start

Untuk
kalian yang memang berminat menjadi perenang, teknik ini perlu kalian
perhatikan dan pelajari dengan baik. Namun, jikalau renang menjadi salah satu hobi
kalian, hal ini mampu diabaikan.

Posisi start dari gaya kupu-kupu ini
dimulai dari balok start. Bungkukkan
tubuh mengarah ke air, dimana lutut agak ditekuk. Memulai start awal akan tepat, jikalau posisi dan gerakan tubuh dilakukan
dengan sempurna.

Posisi Badan yang Benar

Posisi
badan menjadi salah satu hal yang penting dalam teknik renang ini. Hal ini
alasannya adalah gaya kupu-kupu menuntut kesempurnaan dalam semua gerakannya. Usahakan posisi
badan sejajar dengan permukaan air dikala melaksanakan teknik ini.

Perbedaan
terperinci gaya kupu-kupu dengan gaya renang lain berada di gerakan vertical naik
dan turun dalam gerakannya. Untuk menjaga kecepatan stabil, posisi badanlah
yang memilih hal itu.

Berikut
beberapa cara yang dapat dilakukan semoga mendapatkan posisi badan yang optimal
dan efektif dalam melakukan pergerakan.

  1. Usahakan bagian kepala berada sempurna
    pada permukaan air. Dengan begitu, pengambilan nafas dari lisan dan hidung
    dapat dilakukan dengan gampang. Ketika mengambil nafas, usahakan kepala hanya
    dinaikkan hingga batas mulut saja, tidak perlu secara keseluruhan.
  2. Untuk bagian kaki, ketika hentakan
    dibentuk sebaiknya tidak dilakukan terlalu dalam. Ketika hentakan terlalu dalam,
    tekanan aksesori aka nada pada bagian depan. Untuk menghentak, lakukan dengan
    menekukkan kedua kaki pada persendian terlebih dahulu, lalu luruskan
    kembali secara besar lengan berkuasa.

Teknik Gerakan Lengan

Pada gaya
kupu-kupu, gerakan kedua lengan dilakukan secara bersamaan. Berikut lengkapnya
teknik dalam gerakan lengan pada gaya kupu-kupu.

  1. Catch/Menangkap – Ketika tubuh masuk kedalam air, gerakkan
    lengan keluar dengan dilanjutkan dengan gerakan seperti menangkap. Lakukan
    gerakan ini secara bersamaan dengan gerakan cambukan kebawah yang pertama.
  2. Down Sweep/ Meraih – Gerakan selanjutnya yang perlu dilakukan
    yaitu meraih. Ketika menggerakkan pergelangan tangan, siku ditekuk kearah
    bawah dan dikeluarkan dari air lalu lanjut meraih air.
  3. In Sweep/ Menarik – Langkah selanjutnya
    ialah menarik. Pastikan untuk menarik tangan kearah dalam, dan tarik ke
    belakang. Pastikan lengan berada dekat dengan tubuh.
  4. Up Sweep/ Mendorong – Gerakan ini
    dilakukan pada akhir gerakan menarik. Dorong lengan kearah belakang,
    dilanjutkan dengan mengeluarkan lengan keatas permukaan air.
  5. Recovery/ Pemulihan – Setelah melaksanakan
    gerakan mendorong, gerakan pemulihan ini perlu dilakukan. Caranya dengan
    mengangkat siku keatas permukaan air. Lanjutkan dengan memutar sendi pundak,
    untuk memulai gerakan awal kembali.

Teknik Gerakan Kaki

Jika kalian
telah belajar renang gaya bebas, gerakan kaki pada teknik kupu-kupu ini tidak
berbeda jauh. Perbedaannya hanya terletak pada gerakan kaki yang dilakukan
secara bersamaan pada teknik renang ini.

Dalam
gerakan kaki ini, yang perlu kalian perhatikan yaitu gerakan tungkai yang
menjadi tumpuan. Gerakan tungkai ini berfokus pada gerakan cambukan kearah atas
dan bawah secara imbang.

Gerakan
atas disebut juga dengan gerak recovery,
dimana kaki digerakkan keatas sampai permukaan air. Cambukan ini dilakukan dua
kali dalam satu putaran lengan.

Untuk cambukan
kebawah, dimulai dengan melentingkan pinggang sambil meluruskan lutut dan kedua
kaki dicambukkan kebawah secara tepat.

Penentu
dari gerakan kaki ini berada pada kelenturan pada pergelangan kaki dan lutut.

Berikut langkah-langkah
yang bisa kalian ikuti untuk mempelajari gerakan kaki secara benar.

  • Usahakan
    kaki berada pada posisi yang lurus, mulai dari pangkal sampai ujung kaki.
  • Gerakan
    pada kaki diawali dengan lutut yang ditekuk. Namun, jangan terlalu menekuk
    dalam melakukannya, cukup dengan menekuk sedikit saja.
  • Lanjutkan
    dengan gerakan kaki menendang, yaitu dengan meluruskan kaki sesudah ditekukkan.
    Gerakan ini dapat dihentakkan secara keras, terutama pada bagian punggung kaki.
  • Setelah
    menghentakkan kaki tersebut, ulangi langkah dari awal.

Teknik Pernapasan

Materi
selanjutnya adalah mengenai teknik pernapasan pada gaya renang kupu-kupu.

Pengambilan
nafas dalam gaya ini bekerjsama cukup gampang. Hal ini karena posisi badan yang
berada di permukaan air ketika berenang. Kalian hanya perlu mengangkat kepala
sampai keatas permukaan air.

Untuk
pengambilan nafas, lakukan ketika simpulan dari tarikan. Setelah mengambil nafas,
usahakan secepatnya kembalikan posisi kepala kebawah permukaan air. Hal ini
biar tahanan yang didapat tidak terlalu besar, sehingga tidak mengurangi
kecepatan.

Gunakan
hidung untuk mengeluarkan air tepat dalam air.

Teknik Gerakan Koordinasi

Setelah
mengetahui beberapa hal diatas, kini saatnya kita menggabungkan semua teknik
tersebut. Mulai dari posisi badan, gerakan lengan, gerakan kaki, dan pernafasan
perlu kita lakukan secara sempurna dan terkoordinasi dengan baik.

Koordinasi
dari semua teknik ini perlu dilakukan supaya gerakan dikala kita berenang dengan
gaya kupu-kupu ini seimbang dan sempurna.

Beberapa
koordinasi yang perlu diperhatikan adalah:

  • Perbandingan
    gerakan kaki dan gerakan lengan ialah 2:1. Artinya, dua kali putaran kaki dilakukan
    pada satu putaran lengan;
  • Gerakan
    kaki ketika mendorong dilakukan dengan lemah; dan
  • Gerakan
    kaki ketika menciptakan tendangan dilakukan secara keras.

Teknik Membalik

Sama halnya
dengan teknik memulai start, teknik membalik
ini perlu dipelajari jikalau kalian mau mencoba masuk di ranah pertandingan pada
olahraga renang.

Aturan
ketika membalik ini mirip dengan gerakan membalik pada gaya dada. Gerakan ini
dimulai dikala tangan telah menyentuh dinding kolam secara bersamaan. Setelah
itu, barulah mulai untuk membalikkan posisi.

Selanjutnya,
kedua kaki ditekuk dan tubuh memutar ke samping sambil tangan dilepaskan satu
per satu. Lalu kaki menempel pada dinding, dan mendorong sekuat tenaga. Setelah
mendorong, luncurkan badan dengan keadaan tubuh lurus dan dekat dengan
permukaan air.

Dalam
teknik ini, yang perlu diperhatikan yakni fleksibilitas sendi, terutama pada
bab pergelangan kaki dan pinggang. Pastikan juga dengan melatih gerakan
tungkai dan lengan biar gerakan menjadi lebih sempurna.

Itulah
ulasan lengkap mengenai salah satu gaya renang, ialah Gaya Kupu-Kupu.
Mudah-mudahan artikel ini dapat membantu bagi kalian yang ingin mempelajari
gerakan ini.

Dalam
gerakan gaya kupu-kupu, yang perlu kalian perhatikan yakni koordinasi antara
semua teknik yang sudah dijelaskan diatas.

Jika
artikel ini bermanfaat, kalian dipersilahkan untuk membagikan kepada
sahabat-sahabat kalian. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, terima kasih.

Mengenal Renang Gaya Punggung (Pengertian, Sejarah, Hingga Teknik Dasar)


Renang Gaya Punggung – Dalam
berenang, banyak sekali gerakan atau gaya renang yang bisa kita lakukan dan
praktikkan, mulai dari gaya punggung, gaya dada, gaya bebas, dan juga gaya
kupu-kupu.

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai renang gaya
kupu-kupu, kali ini kita akan membahas tuntas mengenai renang gaya punggung.

Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian Renang Gaya
Punggung

Renang gaya punggung yakni salah satu gaya renang yang
mempunyai posisi badan yang berbeda dari gaya renang yang lainnya. Hal ini
sebab dalam gaya punggung, posisi badan menghadap keatas.

Posisi yang mengarah keatas tersebut juga menjadi ciri
penting dari gaya renang ini. Karena punggung yang berada di permukaan air,
maka gaya renang ini dinamakan dengan nama gaya punggung.

Renang gaya punggung yakni kebalikan dari renang gaya bebas.
Pada prinsipnya kedua gaya tersebut mempunyai teknik yang mirip. Hal yang
membuat kedua gaya ini terlihat paling berbeda yakni arah tubuh dari
masing-masing gaya renang ini.

Salah satu keunggulan dari renang gaya punggung ini yaitu
dalam hal pengambilan nafas yang tidak sesulit gaya yang lain. Oleh karena itu,
biasanya renang gaya punggung sering disebut sebagai gaya renang yang paling
mudah.

Dalam bahasa Inggris, renang gaya punggung ini disebut juga dengan
istilah Back Crawl Stroke atau biasa
disingkat dengan nama Back Stroke
saja.

Sejarah Renang Gaya
Punggung

Renang gaya
punggung ini sudah dikenal sejak zaman kuno sama halnya mirip renang gaya
bebas. Renang gaya punggung ini mulai dipertandingkan secara resmi pertama kali
pada tahun 1900 di Olimpiade Paris.

Popularitas
dari gaya punggung ini mulai menanjak sekitaran tahun 1912. Pada masa itu,
pertandingan renang dibagi menjadi 3 nomor. Nomor tersebut yakni nomor gaya
bebas, gaya punggung dan gaya dada.

Salah satu orang
yang memperkenalkan gaya renang ini yaitu Adolf Kiefer. Ia yaitu seorang
mantan perenang kompetisi Amerika, juara Olimpiade, dan mantan pemegang rekor
dunia, innovator, dan penemu hal-hal yang berkaitan dengan olahraga air.

Pada tahun
1934, ia memperbaiki teknik yang ada pada olahraga renang. Dengan perbaikan
tersebut, gerakan akan menjadi efektif dan kecepatan menjadi lebih optimal.

Teknik Renang Gaya
Punggung

Dalam mempelajari teknik renang ini, ada beberapa hal yang
perlu diperhatikan. Secara singkat, berikut langkah-langkah yang perlu
dipelajari:

  • Posisi
    badan, mengarah keatas dan berada di permukaan air.
  • Gerakan
    lengan, kedua lengan bergerak secara bergantian sesuai irama.
  • Gerakan
    kaki, kedua kaki digerakkan dan dihentakkan secara bergantian.
  • Pernapasan,
    dilakukan ketika salah satu lengan dalam kondisi istirahat.
  • Koordinasi
    antar gerakan yang serasi.

Berikut klarifikasi lengkapnya cara bagaimana melakukan teknik
gaya punggung yang benar, berdasarkan standar professional.

Posisi Badan

Untuk posisi badan, gaya punggung ini sangat sulit dilakukan
bagi perenang pemula. Namun, keunggulannya ada pada pengambilan nafas yang
gampang. Hal ini alasannya wajah akan selalu berada diatas air, mengingat posisi
tubuh yang terlentang menghadap keatas.

Teknik Awal
Permulaan Start ketika Meluncur

Hal pertama yang akan kita bahas di bahan renang satu ini
adalah teknik meluncur pada permulaan start pada gaya punggung ini.
Berikut cara meluncur yang benar menurut para atlet renang.

  • Pegang tepi kolam dengan kedua tangan. Jarak
    antar kedua tangan adalah selebar bahu.
  • Tekuk kedua kaki hingga lutut berada diantara
    kedua lengan. Kemudian tempelkan kaki pada dinding kolam.
  • Setelah persiapan akhir, lepas kedua tangan
    dengan kepala lurus ke belakang. Lalu dorong telapak kaki yang berada pada
    dinding sehingga menunjukkan pantulan kencang pada dikala meluncur di awal.
  • Setelah melaksanakan dorongan, usahakan wajah tetap
    berada di permukaan air dan posisi tetap terlentang. Kemudian, kedua lengan
    letakkan pada sisi kanan dan kiri tubuh.
  • Lakukan latihan ini berkali-kali, biar permulaan
    start kalian baik. Permulaan yang baik akan menawarkan dorongan yang
    semakin lancar setelahnya.

Bentuk Posisi
Badan ketika Meluncur

  • Tahap persiapan, usahakan tubuh dalam kondisi
    mengapung dan terlentang mengarah keatas. Adapun tangan, berada di samping
    tubuh. Kemudian tarik lengan untuk menyusuri bagian samping tubuh. Lalu, menyentuh
    bahu bagian atas dan putarlah pergelangan tangan keluar.
  • Tahap pelaksanaan, rentangkan legan keatas
    menjauhi tubuh. Kemudian luruskan lengan dengan ketinggian setara pundak.
  • Tahap lanjutan, posisikan kedua lengan melekat
    dengan tubuh dengan rileks dan merasakan luncuran yang tengah terjadi. Jika
    belum bisa, peganglah pelampung pada kedua tangan kalian.

Gerakan Kaki

Gerakkan untuk kaki pada gaya punggung tak berbeda dengan
gaya bebas. Yang membedakan diantara keduanya hanya posisi badan yang
mengharuskan terlentang pada gaya punggung. Lakukan latihan gerakan kaki ini
dalam kondisi tubuh tetap telentang.

Teknik Gerakan
Kaki dikala Berenang

  • Perenang berada didalam air dan berdiri di tepi
    kolam dengan dada merapat pada dinding. Kemudian kedua lengan ditekuk dan
    mengarah keatas agar dapat memegang tepi bak.
  • Lalu, ketika ada isyarat “Siap!”, para perenang menempelkan
    kedua kaki pada dinding bak.
  • Kemudian, ketika sudah ada arahan “Ya!”, para
    perenang mulai mendorong tubuhnya dengan santunan dinding kolam, lalu
    dilanjutkan dengan menggerakkan kedua kaki bergantian kebawah dan keatas.
  • Pada gerakkan kaki, ini bermula dari pangkal
    paha, lalu lutut sedikit dibengkokkan dan berbarengan dengan kibasan
    telapak kaki pada air kolam. Usahakan gerakan kaki lemas dan tidak kaku.

Bentuk Latihan
pada Gerakan Kaki

Langkah pertama dalam melatih gerakan kaki ini, latihlah
dengan menggerakkan kaki dalam posisi duduk. Lalu bimbing juga gerakan kaki ini
dengan posisi kedua tangan merentang ke samping. Kemudian didik juga gerakan
kaki ini dengan memakai papan seluncur. Terakhir, latihlah sembari memegang
pinggir bak dalam posisi terlentang.

Gerakan Lengan

Tiga Jenis Fase
pada Teknik Gerakan Lengan

  • Fase istirahat, gerakan ini dimulai dari tangan
    menuju permukaan air dengan ibu jari keluar terlebih dahulu. Lalu, tangan
    berada diatas bahu dengan posisi tegak dengan bahu. Kemudian tangan diputar
    keluar dan masuk ke permukaan air dengan diawali oleh jari kelingking. Proses
    ini harus dilakukan dalam keadaan rileks dan seirama dengan lengan yang
    bergerak menarik dan mendorong.
  • Fase menarik, fase ini dimulai saat telapak
    tangan masuk dalam air beberapa inchi dan telapak tangan berada sejajar dengan
    luar bahu.
  • Fase mendorong, gerakan mendorong dimulai dari
    akhir tarikan, tangan mendorong kebelakang sekaligus kebawah dalam gerakan
    seperempat bulat.

Teknik Dasar
Gerakan Lengan Gaya Punggung

  • Pada salah satu ujung kaki, kaitkan pada
    pegangan samping bak. Lalu satu kaki lain bertumpu di dinding kolam sebagai
    penyangga badan.
  • Posisi badan terlentang, dan usahakan wajah
    berada di permukaan air. Kedua tangan berada di samping tubu  dan sejajar
    dengan bahu.
  • Ayunkan lengan bergantian secara lurus menuju
    permukaan air. Kemudian salah satu lengan akan memutar dari depan melewati
    bawah air dan lengan lainnya berada diatas permukaan air.
  • Setelah tangan masuk dalam air, posisi ini
    yaitu waktu yang tepat untuk mendorong lengan yang lainnya keluar permukaan
    air. Ketika tangan berada di permukaan, tangan berada disamping badan.
  • Untuk mendapatkan hasil maksimal, rapatkan jari
    dikala sedang mengayunkan kedua lengan.

Cara Lain pada
Latihan Gerakan Lengan

  • Latihan menggerakkan lengan didarat tanpa
    santunan apapun.
  • Latihan gerakan lengan dengan berdiri didalam
    kolam.
  • Berlatih gerakan kolam dengan menggunakan
    pelampung pada perut.

Gerakan Pengambilan Nafas

Proses pengambilan nafas pada gaya punggung ialah hal yang
paling gampang. Hal ini karena wajah berada diatas permukaan air. Proses pengambilan
nafas dilakukan ketika salah satu lengan beristirahat dan lengan satunya
mengayun.

Koordinasi Gerakan Renang

Latihlah teknik gaya punggung ini secara bertahap. Setelah
semua teknik diatas dapat dilakukan dengan baik, latihlah koordinasi semua
teknik tersebut, semoga mendapatkan gerakan yang tepat dan ideal.