Huawei Perkuat Bisnis dengan 5 Pilar Teknologi

Huawei Perkuat Bisnis dengan 5 Pilar Teknologi


Jakarta, Selular.ID – Huawei Connect kembali digelar. Acara rutin ini merupakan ajang bagi Huawei dalam mengungkapkan strategi utamanya yang terus mengalami dinamika pada setiap tahunnya.

Pada tahun ini (2020), Huawei mengungkapkan fokus perusahaannya untuk menciptakan nilai baru melalui sinergi di lima domain teknologi. Perusahaan menyelaraskan tujuannya dengan situasi ketika teknologi 5G telah diluncurkan dalam skala besar di seluruh dunia, dimana konektivitas, Cloud, AI, komputasi, dan aplikasi industri semuanya bersatu untuk menciptakan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk sektor TIK.

Dalam acara pembukaan Huawei Connect 2020, Rabu (23/9), Guo Ping selaku Huawei Rotating Chairman menyampaikan “Seiring dengan makin banyaknya pemerintahan dan perusahaan yang melakukan transformasi digital dan membutuhkan serta menerapkan sistem yang cerdas, kami melihat potensi sektor TIK untuk terus tumbuh pun sangat besar. Untuk itu, kami berharap dapat membuka babak baru penuh potensi ini bersama dengan para mitra kami.”

Ke depan, Huawei akan fokus pada penerapan teknologi TIK yang ditujukan untuk industri dan menyediakan solusi khusus dalam skenario bersama dengan mitranya untuk membantu perusahaan mengembangkan bisnis mereka. Tujuan lainnya adalah untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan tujuan-tujuan strategis untuk meningkatkan industri dalam negeri, memberi manfaat kepada konstituen dan meningkatkan tata kelola secara keseluruhan.

Huawei akan terus berinvestasi pada lima domain bisnis utama

Sesuai dengan yang sudah disebutkan tadi, Huawei akan berfokus pada lima domain teknologi, mulai dari jaringan, komputasi, Cloud, AI, serta konektivitas. Dalam domain jaringan, perusahaan telah mengusulkan konsep konektivitas cerdas yang bertujuan untuk menghadirkan jaringan hiper-otomatis yang menawarkan pengalaman deterministik dan akses gigabit di mana saja, serta memampukan peningkatan sistem bisnis utama pemerintah maupun perusahaan secara cerdas.

Untuk domain komputasi, Huawei berkomitmen untuk menyediakan daya komputasi yang beragam kepada pelanggan, memisahkan perangkat lunak dari perangkat keras untuk menyesuaikan komputasi dengan kebutuhan pemrosesan yang berbeda, termasuk x86 dan Kunpeng. Di layanan Cloud, perusahaan menyebut telah membangun 23 region di seluruh dunia dan telah mampu menarik minat lebih dari 1,5 juta pengembang untuk memanfaatkannya.

Baca juga: TrendForce: Huawei Akan Merebut 28,5% Pasar Mobile Base Station 5G

Sementara, pada domain AI, pihaknya bertujuan untuk lebih mengintegrasikan AI ke dalam sistem bisnis utama pemerintah dan perusahaan, menggunakan pengetahuan dan data untuk membangun kompetensi inti sistem AI.

Saat ini, konektivitas, komputasi, Cloud, dan AI sangat mirip kondisinya dengan teknologi listrik pada 100 tahun yang lalu, di mana aplikasi-aplikasi industri ibarat seperti peralatan rumah tangga yang saat itu membutuhkan listrik untuk menggerakkannya.

Huawei percaya bahwa sinergi di lima domain teknologi ini tidak hanya akan menghadirkan peluang tersendiri. Namun yang lebih penting lagi, sinergi-sinergi tersebut akan menciptakan peluang untuk berbagai sektor. Diharapkan, ke depannya perusahaan dapat mengembangkan keseluruhan sinergi tersebut dengan mitranya agar dapat memperoleh manfaat dari rantai nilai baru dengan optimal.



kupakai.com