Pengamat: Langkah Telkom Tutup Blanja.com Sudah Tepat

Pengamat: Langkah Telkom Tutup Blanja.com Sudah Tepat


Jakarta, Selular.ID – Langkah Telkom Indonesia dalam beralih strategi di bisnis eCommerce dengan fokus pada segmen korporasi dan UMKM serta menutup operasional dari marketplace retail Blanja.com dinilai sudah tepat jika dilihat dari aspek bisnis dan keuangan.

Ignatius Untung, Pengamat Ekonomi Digital mengungkapkan, jika dilihat kategori, Blanja.com bermain memang ramai dan ketat persaingannya, dikatakan dia Totalnya ada 10 pemain lebih, di mana 5 di antaranya sudah cukup dominan dan butuh investasi besar untuk mengejarnya.

“Jadi dugaan saya Telkom berhitung dan mendapatkan hasilnya bahwa investasi di bidang itu Return On Investment (ROI) tidak sebaik ketika mereka masuk ke segment Business to Business (B2B) yang lebih sedikit pemainnya,” ujar dia.

Diprediksinya dengan kekuatan Telkom bersama anak perusahaan, hubungan baik sesama BUMN dan akses ke pemerintah membuat bisnis B2B dan Business to Government (B2G) menjadi hitungan yang lebih masuk akal untuk operator tersebut.

“Saya melihat langkah keluar dari market Customer to Customer (C2C) marketplace ini bukan masalah mampu atau tidak mampu. Telkom dan ebay sebagai induknya Blanja punya uang untuk bisa bersaing. Hanya saja bisnis pada akhirnya kan tetang mana yang hitungannya lebih baik,” katanya.

Sedangkan Daniel Tumiwa, Pengamat Ekonomi Digital lainnya mengakui langkah Telkom sudah tepat menutup Blanja.com. Karena late comer yang tidak berhasil atau gagal cari pendanaan pasti akan tutup.

“Platform eCommerce sudah tutup untuk pemain baru, sudah terlalu mahal untuk masuk. Nanti akan ada koreksi lagi di pasar,”prediksi Daniel.

Sebelumnya, Blanja.com yang dikelola Telkom dan eBay mengumumkan adanya perubahan strategi bisnis yang dilakukan, sehingga terhitung mulai 1 September 2020 seluruh kegiatan pembelian di portal tersebut akan dihentikan.

Telkom mengambil keputusan tegas terhadap bisnis e-commerce yang telahi digeluti perusahaan selama bertahun-tahun. Operator pelat merah itu, memutuskan untuk menghentikan layanan Blanja.com.

Baca Juga:Saat Bisnis E-Commerce Terbang Tinggi, Telkom Justru Suntik Mati Blanja.com

Telkom mengungkapkan bahwa penutupan Blanja.com merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk mengembangkan bisnis e-commerce ke arah yang lebih baik. Langkah tersebut, sejalan dengan rencana strategis jangka panjang perusahaan dalam rangka meningkatkan profitabilitas.

Fajrin Rasyid, Direktur Digital Business Telkom, menjelaskan sejalan dengan program transformasi perusahaan, terhitung 1 Oktober 2020 Telkom hanya akan fokus pada bisnis eCommerce di segmen korporasi dan UMKM melalui transaksi B2B.



kupakai.com