Riset: 73 Persen Konsumen Dunia Pilih Smartphone di Bawah Rp5 Juta

Riset: 73 Persen Konsumen Dunia Pilih Smartphone di Bawah Rp5 Juta


Jakarta, Selular.ID – Pandemi Covid-19 yang menyebar hampir di seluruh dunia membawa dampak tersendiri. Mulai dari sektor kesehatan, hingga bidang perekonomian suatu negara ikut terkena imbasnya. Hal ini juga termasuk memengaruhi daya beli warga negara tersebut.

Menurut laporan dari Lembaga Riset IDC, smartphone kelas menengah banyak diminati oleh konsumen dunia. Disebutkan perangkat dengan harga di bawah $400 menyumbang 73% dari pengiriman handset global pada tahun 2020.

Terutama pada kuartal kedua tahun ini, konsumen lebih memilih gadget dengan label harga mulai dari $100 (Rp1,5 juta) hingga $400 (Rp5 juta). Kondisi ini memungkinkan kategori harga tersebut menempati 60% pasar ponsel pintar global.

Dalam laporannya, IDC menyebutkan sejumlah wilayah, seperti Amerika Latin, Timur Tengah, Eropa Tengah dan Timur, Afrika, dan kawasan Asia-Pasifik, menjadi penyumbang angka ini. Meski permintaan cukup tinggi, temuan IDC di Amerika Serikat justru sebaliknya.

Negara pimpinan Donald Trump itu menjadi salah satu yang warganya tidak menghemat pembelian smartphone, seperti dilansir dari Gizchina, Selasa (22/9). Permintaan smartphone meningkat pada perangkat yang berbanderol mulai dari 200 dollar AS atau berkisar Rp3 jutaan.

Sehingga, segmen harga rata-rata smartphone di AS berada dikisaran Rp5 juta sampai Rp8 juta dengan kenaikan sebesar 11,6 persen.

Baca juga: IDC: Pasar Smartphone Global Pulih pada 2022

Sementara itu, China tercatat sebagai negara yang banyak melakukan transaksi smartphone dengan kenaikan pangsa dari 8% menjadi 21%.

Lebih lanjut, IDC memperkirakan ke depannya permintaan model smartphone Rp1,5 sampai Rp5 juta akan terus naik. Hal ini lantaran tak sedikit yang menyukai smartphone terjangkau. Terlebih, mulai banyaknya smartphone menengah yang sudah mendukung 5G.

Sejalan dengan itu, Lembaga riset lainnya, Canalys juga menyebut smartphone 5G menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Lembaga riset itu mengatakan akan ada sekitar 278 juta smartphone 5G yang akan dijual 2020.

Saat ini, prediksi menyatakan bahwa pasar smartphone 5G akan berlipat ganda pada 2021. Dengan dua kali lipat jumlah perangkat yang tersedia saat ini di pasar di seluruh dunia.



kupakai.com