Warung Pintar Targetkan 400 Warung Dapat Diakses GrabMart

Warung Pintar Targetkan 400 Warung Dapat Diakses GrabMart


Jakarta, Selular.ID – Warung Pintar
Gandeng GrabMart, memfasilitasi warung-warung di dalam jaringannya untuk berdagang secara digital.

Kolaborasi antara Warung Pintar dan GrabMart sendiri telah berlangsung sejak akhir Juni 2020. Terhitung September 2020, terdapat belasan warung di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang secara konsisten menggunakan layanan GrabMart untuk bertransaksi dengan pelanggan.

Saat ini, pengguna dapat langsung melakukan pemesanan dengan GrabMart melalui aplikasi dan dilayani pula oleh Juragan Warung Pintar pada platform yang sama.

Agung Bezharie Hadinegoro, CEO dan Co-Founder, Warung Pintar mengatakan,
dengan adanya perubahan tren, di mana orang-orang merasa lebih aman bila berbelanja online, Warung Pintar mencoba menjangkau para pengguna dan memenuhi kebutuhannya secara digital melalui GrabMart.

“Sejalan dengan misi Warung Pintar dan Grab untuk membawa dampak positif bagi masyarakat melalui teknologi, juga untuk mendorong digitalisasi lebih banyak pedagang tradisional,”tutur Agung.

Lebih jauh Agung menjelaskan,  di awal pandemi, 93% Juragan Warung Pintar sempat mengalami penurunan pendapatan hingga 28%. Dengan menggunakan GrabMart, Juragan Warung Pintar memperoleh peningkatan pendapatan hingga 50%, bahkan mencapai lebih dari 50 juta per bulan. Tidak hanya itu, jumlah pelanggan masing-masing warung pun mengalami peningkatan antara 200 – 800 setiap bulannya.

Dengan lebih dari 47,000 warung di Indonesia yang tergabung dalam jaringan Warung Pintar, Warung Pintar menargetkan sedikitnya 400 warung yang bisa diakses menggunakan GrabMart di wilayah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya, hingga akhir tahun 2020.

Dengan jumlah warung yang terus meningkat lebih dari 30% setiap bulannya, Agung optimis penggunaan GrabMart oleh Juragan Warung Pintar akan terus meningkat dan semakin luas jangkauannya.

“Dari dulu, warung terbukti selalu menjadi penyokong ekonomi Indonesia dan, harapannya, warung dapat bertumbuh sebagaimana kita tumbuh bersama warung. Di masa-masa seperti inilah solidaritas kita dipacu dan solusinya adalah dengan bangga menggunakan produk maupun layanan buatan Indonesia,” tutur Agung.

Baca Juga :Tahun Ini Warung Pintar Ingin Merubah 5000 Warung Konvensional

Sementara Hadi Surya Koe, Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia, menuturkan lahir di tengah pandemi, GrabMart hadir untuk mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan harian dengan mudah dan aman, selain juga memberikan kesempatan penghasilan tambahan untuk mitra pengantaran.

Selama pandemi, Grab Indonesia juga telah mendigitalisasi lebih dari 185.000 UMKM dan 32.000 pedagang tradisional di ratusan kota di Indonesia dalam ekosistem digital Grab.



kupakai.com